LPMPP UPNVJ

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Hari ketiga pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Tahun 2026 difokuskan pada penyusunan rencana implementasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran serta penguatan perspektif filosofis mengenai pendidikan karakter di era digital. Rangkaian materi pada hari ketiga dirancang untuk mendorong peserta tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara strategis dalam proses pembelajaran di lingkungan UPNVJ.

Materi pertama disampaikan oleh Associate Professor Taufan Teguh Akbari, Ph.D., Associate Professor LSPR Institute of Communication and Business, dengan topik “Dari Bimtek ke Kelas: Menyusun Rencana Aksi Implementasi AI dalam Pembelajaran MKWK di UPNVJ.” Dalam pemaparannya, beliau mengajak peserta menyusun langkah-langkah implementasi AI yang realistis dan berkelanjutan sesuai karakteristik masing-masing mata kuliah. Peserta juga didorong untuk mengidentifikasi tantangan, peluang, serta strategi penerapan AI yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus tetap memperhatikan aspek etika, keamanan data, dan capaian pembelajaran. Setelah sesi diskusi, peserta diberikan tugas individu dan kelompok sebagai bentuk implementasi awal dari materi yang telah dipelajari.

Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh materi dari Prof. Drs. M. Mukhtasar Syamsuddin, M.Hum., Ph.D. of Arts, Guru Besar Filsafat Universitas Gadjah Mada, dengan topik “Kecerdasan Artifisial dan Masa Depan Pendidikan Karakter: Sebuah Refleksi Filosofis.” Melalui pendekatan filosofis, beliau mengajak peserta merefleksikan posisi manusia di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat. Narasumber menegaskan bahwa kecerdasan buatan tidak dapat menggantikan nilai-nilai kemanusiaan, moralitas, empati, serta pembentukan karakter yang menjadi esensi pendidikan tinggi. Oleh karena itu, dosen memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pemanfaatan AI tetap diarahkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran tanpa mengurangi nilai-nilai luhur yang menjadi tujuan utama pendidikan. Sesi diakhiri dengan tanya jawab dan penugasan individu sebagai bentuk refleksi peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Melalui rangkaian kegiatan pada hari ketiga, peserta semakin memahami bahwa transformasi pembelajaran berbasis AI harus diimbangi dengan penguatan karakter, etika, serta nilai-nilai kemanusiaan agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berintegritas.

Share :