LPMPP UPNVJ

Jakarta, 30 Juli 2026– Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesiapan laboratorium di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) dalam menerapkan sistem manajemen laboratorium sesuai standar internasional, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menyelenggarakan Awareness Training ISO/IEC 17025:2017 untuk Laboratorium pada Kamis, 30 Juli 2026, di Gedung Soepomo UPNVJ.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kelapa LPMPP, Kepala Pusat Akreditasi Internasional, para kepala laboratorium, dan Tim Decra Group Indonesia sebagai narasumber. Pelatihan bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai persyaratan SNI ISO/IEC 17025:2017 sebagai standar kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi, sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan laboratorium secara berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta terhadap materi yang akan disampaikan. Hasil pre-test menjadi dasar evaluasi efektivitas pelatihan dan perkembangan kompetensi peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pada sesi materi, narasumber menyampaikan pendahuluan mengenai SNI ISO/IEC 17025:2017 beserta proses akreditasi laboratorium, mulai dari ruang lingkup standar, manfaat penerapan sistem manajemen laboratorium, hingga tahapan yang perlu dipersiapkan dalam memperoleh akreditasi. Materi ini memberikan gambaran komprehensif mengenai pentingnya penerapan standar internasional dalam menjamin kompetensi laboratorium dan keabsahan hasil pengujian maupun kalibrasi.

Selanjutnya, narasumber menjelaskan persyaratan ketidakberpihakan ( impartiality ) dan kerahasiaan ( confidentiality ) beserta implementasinya melalui dokumen Sistem Manajemen Mutu (SMM) Laboratorium. Pada sesi ini peserta diajak memahami pentingnya menjaga objektivitas dalam setiap proses laboratorium serta melindungi kerahasiaan informasi pelanggan sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen yang sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2017. Diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, di mana peserta menyampaikan berbagai pengalaman serta kendala yang dihadapi dalam penerapan persyaratan tersebut di laboratorium masing-masing.

Memasuki sesi berikutnya, narasumber menguraikan persyaratan struktur dan penerapannya dalam dokumen SMM Laboratorium. Pembahasan mencakup struktur organisasi laboratorium, pembagian tugas dan tanggung jawab personel, serta kewenangan yang harus terdokumentasi dengan baik untuk menjamin efektivitas sistem manajemen laboratorium.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai persyaratan sumber daya, yang meliputi kompetensi personel, fasilitas dan kondisi lingkungan, peralatan laboratorium, ketertelusuran metrologi, hingga pengelolaan produk dan jasa yang disediakan dari pihak eksternal. Narasumber menjelaskan bagaimana setiap persyaratan tersebut diimplementasikan dalam dokumen Sistem Manajemen Mutu Laboratorium sehingga dapat memenuhi ketentuan SNI ISO/IEC 17025:2017. Sesi ini kembali diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Melalui pelaksanaan Awareness Training ISO/IEC 17025:2017, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai persyaratan standar serta mampu mengimplementasikannya dalam pengelolaan laboratorium masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya mutu dan mendukung kesiapan laboratorium UPNVJ dalam memenuhi standar akreditasi laboratorium sesuai ketentuan yang berlaku.

Share :