LPMPP UPNVJ

Jakarta – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menyelenggarakan Workshop Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 pada Senin–Selasa, 19–20 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lab Terpadu Gedung Soetomo Lantai 2, UPN “Veteran” Jakarta, dan diikuti oleh para dosen pengampu Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK).

Workshop ini merupakan langkah strategis UPNVJ dalam menjamin mutu serta kesinambungan pelaksanaan pembelajaran MKWK di perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UPNVJ dalam menjaga kualitas pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan revolusi kecerdasan artifisial.

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVJ Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus., S.T., M.T.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam workshop. Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik juga menyoroti peran dan tantangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) di era saat ini, khususnya dalam konteks pendidikan tinggi, serta pentingnya kesiapan dosen dalam merespons perubahan tersebut melalui pembelajaran yang adaptif dan bermakna.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Epin Saepudin dari Institut Teknologi Bandung (ITB) selaku Tim Pakar Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam pemaparannya, Dr. Epin menekankan pentingnya pengelolaan pembelajaran MKWK yang adaptif terhadap perkembangan kecerdasan artifisial dengan tetap berlandaskan pada nilai, karakter, dan tujuan pendidikan nasional.

Dr. Epin juga menjelaskan urgensi penerapan Outcome Based Education (OBE) dalam perancangan pembelajaran MKWK, yang menekankan keselarasan antara capaian pembelajaran, metode, dan penilaian. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PjBL) dipaparkan sebagai pendekatan yang relevan untuk mendorong pembelajaran yang partisipatif, kontekstual, dan berdampak, sekaligus membentuk mahasiswa yang kritis, kolaboratif, dan berkarakter.

Usai sesi istirahat, salat, dan makan (ishoma), workshop dilanjutkan dengan pembagian kelompok kerja tim penyusun RPS dan materi MKWK. Sesi ini dipandu oleh Kepala Pusat Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) UPNVJ dan difokuskan pada penyusunan serta penyempurnaan RPS agar selaras dengan kebijakan kurikulum, standar penjaminan mutu, serta tantangan pembelajaran di era digital dan kecerdasan artifisial.

Melalui Workshop RPS Semester Genap TA 2025–2026 ini, UPNVJ terus memperkuat budaya mutu akademik dan memastikan implementasi pembelajaran MKWK yang berkualitas, relevan, serta mampu membentuk lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Share :