Jakarta – Memasuki hari kedua penyelenggaraan LENTERA TALKS, Kamis (18/6/2026), Pusat Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menghadirkan seminar inspiratif dengan tema “Film sebagai Media Pembentukan Karakter” di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika Gedung Rektorat Lantai 4.
Seminar menghadirkan Ahmad Prasetya Hady, M.Sn., akademisi sekaligus praktisi bidang film, yang membahas bagaimana karya audio visual dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter mahasiswa.
Dalam paparannya, Ahmad menjelaskan bahwa sebuah film memiliki kekuatan untuk menyampaikan nilai moral, empati, kepemimpinan, tanggung jawab, serta integritas melalui alur cerita dan visual yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu memproduksi karya yang baik secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan pesan yang memberikan manfaat bagi publik.

Ia juga memberikan berbagai masukan terhadap proses produksi video dokumenter mahasiswa, mulai dari penyusunan konsep, riset lapangan, teknik pengambilan gambar, penyusunan narasi, hingga pentingnya menjaga akurasi informasi agar karya yang dihasilkan memiliki kualitas akademik sekaligus nilai edukatif.
Setelah sesi seminar, peserta mengikuti screening video dokumenter karya mahasiswa dari seluruh fakultas UPNVJ yang kemudian menjadi bahan diskusi bersama. Berbagai perspektif mengenai penyampaian pesan, kekuatan cerita, hingga aspek sinematografi menjadi perhatian utama dalam sesi evaluasi tersebut.

Melalui tema “Film sebagai Media Pembentukan Karakter”, LENTERA TALKS tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman antara akademisi dan mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah penguatan budaya akademik yang mendorong lahirnya karya-karya kreatif dengan nilai edukatif dan karakter kebangsaan. Kegiatan ini sejalan dengan tujuan LENTERA Project untuk membangun ekosistem pembelajaran yang berdampak serta menghasilkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
