LPMPP UPNVJ

Jakarta, 27 Oktober 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan relevansi penyelenggaraan pendidikan tinggi, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Rapat Pembahasan Draf Buku Kurikulum Program Studi Profesi Fisioterapi. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat LPMPP UPNVJ dan dihadiri oleh pimpinan LPMPP, perwakilan Pusat Pengembangan Pembelajaran, serta jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), pengelola laboratorium, dan dosen Program Studi Profesi Fisioterapi.

Rapat ini merupakan bagian dari komitmen UPNVJ dalam melakukan pemutakhiran dan penyelarasan kurikulum pendidikan tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai orientasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan, sehingga seluruh komponen kurikulum, mulai dari profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, struktur mata kuliah, hingga metode pembelajaran dan sistem penilaian, perlu dirancang secara terintegrasi dan berkesinambungan.

Dalam konteks pendidikan profesi fisioterapi, pemutakhiran kurikulum menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga kompetensi profesional, kemampuan berpikir kritis, komunikasi terapeutik, etika profesi, serta kemampuan memberikan pelayanan fisioterapi yang aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Pembahasan dalam rapat difokuskan pada penelaahan substansi draf buku kurikulum, termasuk kesesuaian profil lulusan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan, rumusan capaian pembelajaran, pengorganisasian bahan kajian, distribusi beban pembelajaran, serta keterkaitan antara pembelajaran teori, praktikum, dan pengalaman praktik profesi. Aspek pembelajaran berbasis kompetensi klinis juga menjadi perhatian agar kurikulum dapat memberikan pengalaman belajar yang mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dinamika dan tantangan pelayanan kesehatan.

Selain itu, forum ini menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi antara LPMPP, fakultas, dan program studi dalam memastikan bahwa dokumen kurikulum disusun secara sistematis, terukur, serta selaras dengan perkembangan standar pendidikan profesi kesehatan dan kebutuhan dunia kerja. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas dokumen kurikulum, baik dari sisi substansi akademik maupun implementasinya dalam proses pembelajaran.

Melalui diskusi interaktif dan telaah bersama, berbagai masukan dan rekomendasi dihimpun sebagai bahan penyempurnaan draf buku kurikulum. Sinergi antara unsur penjaminan mutu universitas dan pengelola program studi menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap komponen kurikulum memiliki keterkaitan yang jelas dengan kompetensi yang harus dicapai oleh lulusan.

Pemutakhiran kurikulum berbasis OBE ini juga menjadi wujud pelaksanaan penjaminan mutu akademik secara berkelanjutan di lingkungan UPNVJ. Kurikulum yang dirancang berdasarkan capaian pembelajaran yang jelas dan terukur diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendorong peningkatan daya saing lulusan di bidang pelayanan fisioterapi.

Melalui penyelenggaraan rapat ini, LPMPP UPNVJ berharap draf Buku Kurikulum Program Studi Profesi Fisioterapi dapat segera disempurnakan dan difinalisasi sesuai dengan ketentuan serta standar mutu pendidikan tinggi yang berlaku. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan penyelenggaraan pendidikan profesi fisioterapi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.

Dengan demikian, pemutakhiran kurikulum tidak hanya menjadi agenda penyempurnaan dokumen akademik, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pembelajaran yang berorientasi pada mutu, relevansi, dan keberlanjutan, sejalan dengan komitmen UPNVJ untuk menghasilkan lulusan profesional yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Share :