Jakarta – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bersama Ketua Jurusan pada Senin, 6 Juli 2026 di Ruang Rapat LPMPP. Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala LPMPP ini dihadiri oleh para Ketua Jurusan dari berbagai fakultas sebagai forum koordinasi dalam memperkuat pelaksanaan tugas, fungsi, serta peningkatan mutu akademik di lingkungan UPNVJ.

Dalam sambutannya, Kepala LPMPP menegaskan bahwa peran Ketua Jurusan sangat strategis dalam mendukung penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi. Salah satu fokus yang disampaikan adalah optimalisasi pemanfaatan Learning Activities Documentation System (LeADS) sebagai media pemantauan aktivitas pembelajaran dosen. Ketua Jurusan diharapkan dapat mendorong seluruh dosen agar aktif mengunggah aktivitas pembelajaran sehingga proses monitoring dapat berjalan secara optimal. Selain itu, Kepala LPMPP juga mengingatkan bahwa Peraturan Rektor Nomor 38 telah mengatur secara jelas tugas dan fungsi Ketua Jurusan, mulai dari perencanaan strategis, pengelolaan akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan dosen, kemitraan, pembinaan mahasiswa hingga tata kelola administrasi.
Pada sesi diskusi, para Ketua Jurusan menyampaikan berbagai masukan terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Beberapa isu yang mengemuka antara lain kebutuhan dukungan sekretariat bagi Ketua Jurusan, perlunya penyamaan format pelaporan monitoring dan evaluasi (monev), penyegaran mengenai pengembangan dosen, penyusunan dokumen strategis, serta mekanisme pelaporan yang terintegrasi untuk mendukung proses akreditasi. Para peserta juga mengusulkan adanya forum koordinasi rutin sebagai media berbagi praktik baik dan penyamaan persepsi dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan.
Sekretaris LPMPP dalam paparannya menekankan pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Ketua Jurusan didorong untuk memiliki berbagai instrumen monitoring, seperti monev penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), pengembangan karier dosen, implementasi kerja sama nasional dan internasional, hingga tindak lanjut hasil evaluasi melalui siklus PPEPP. Dokumentasi tersebut dinilai akan menjadi bukti penting dalam proses audit maupun akreditasi program studi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pembelajaran menyampaikan agenda pelatihan pembelajaran aktif yang akan dilaksanakan pada bulan Juli. Peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi agen diseminasi di fakultas masing-masing sehingga inovasi pembelajaran dapat diterapkan secara lebih luas. Selain itu, dibahas pula penguatan implementasi kurikulum OBE melalui penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pemetaan soal berdasarkan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), pelaporan penilaian berbasis CPMK, serta optimalisasi portofolio dosen sebagai bagian dari peningkatan kualitas pembelajaran.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Audit Mutu Internal (AMI) menyampaikan perkembangan proses verifikasi dokumen LKPS dan LED. Sebagian besar program studi telah menyelesaikan proses verifikasi, sementara beberapa program studi masih melakukan penyempurnaan. Ketua Jurusan diminta untuk melanjutkan pengisian dokumen AMI melalui sistem yang telah disediakan, khususnya pada bagian yang menjadi tanggung jawab jurusan, termasuk rekapitulasi evaluasi dosen oleh mahasiswa (EDOM) dan koordinasi pengembangan sumber daya manusia.

Melalui rapat koordinasi ini, LPMPP berharap sinergi antara LPMPP dan Ketua Jurusan semakin kuat dalam mendukung tata kelola akademik, peningkatan mutu pembelajaran, penguatan implementasi OBE, serta kesiapan program studi menghadapi berbagai proses audit dan akreditasi. Berbagai hasil pembahasan dalam rapat akan segera ditindaklanjuti dan dimonitor secara berkala sebagai bagian dari upaya mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan UPNVJ.
