Bogor, 5 Oktober 2026 – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menyelenggarakan kegiatan Fullboard Penyusunan dan Tindak Lanjut Hasil Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026, bertempat di The Alana Hotel Sentul City. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tindak lanjut pelaksanaan AMI Tahun 2026 sekaligus forum untuk menyelesaikan penyusunan laporan dan membahas hasil audit sebagai bahan persiapan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Universitas.
Kegiatan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Keuangan dan Umum, Kepala LPMPP, serta para Auditor AMI UPNVJ Tahun 2026. Kehadiran pimpinan universitas dan auditor menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan hasil AMI dapat ditindaklanjuti menjadi langkah perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala LPMPP, Satria Yudhia Wijaya, S.E., M.S.Ak. Dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan fullboard menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta memastikan hasil AMI Tahun 2026 dapat ditindaklanjuti secara optimal.
Selanjutnya, Kapus AMI Santika Sari, S.T., M.T. memaparkan capaian pelaksanaan AMI Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 55 unit, terdiri atas 44 Program Studi dan 11 unit/satuan kerja. Dari pelaksanaan tersebut, sebanyak 75,1% berada pada kategori Memenuhi dan Melampaui Standar, sedangkan 24,8% berada pada kategori Memenuhi Sebagian dan Tidak Memenuhi.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan arahan teknis kepada para auditor untuk menyelesaikan Berita Acara dan laporan yang masih berstatus revisi, sekaligus melengkapi bahan paparan hasil AMI melalui Konsol Auditor.

Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan pemaparan hasil AMI dari seluruh Fakultas. Setiap hasil audit dibahas bersama dan mendapatkan tanggapan serta arahan dari pimpinan universitas, Kepala LPMPP, dan Sekretaris LPMPP.
Melalui kegiatan ini, LPMPP UPNVJ terus mendorong agar pelaksanaan AMI tidak berhenti pada proses evaluasi, tetapi menjadi dasar dalam melakukan perbaikan dan peningkatan mutu di setiap unit secara berkelanjutan.
