LPMPP UPNVJ

Jakarta, — Pelaksanaan hari kedua Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tingkat Universitas Tahun 2025 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) pada Jumat, 12 Desember 2025 di Aston Simatupang, Jakarta Selatan, berlangsung dengan fokus penuh pada pemaparan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari seluruh unit kerja. Hari kedua menjadi momentum penting bagi universitas untuk menegaskan arah perbaikan, menutup siklus evaluasi tahun 2025, sekaligus merumuskan langkah strategis yang akan menjadi pijakan perencanaan tahun 2026.

Kegiatan dimulai dengan arahan pimpinan universitas yang menekankan bahwa setiap RTL harus dirumuskan secara spesifik, terukur, dan realistis agar dapat langsung diintegrasikan ke dalam penyusunan anggaran Musrenja. RTL dipandang bukan sekadar rangkaian rencana kerja, tetapi komitmen nyata dari setiap unit untuk memperkuat pengendalian mutu serta memastikan konsistensi penerapan siklus PPEPP di seluruh lini.

Pada sesi pemaparan, masing-masing fakultas, biro, lembaga, dan pusat di lingkungan UPNVJ menyampaikan RTL berdasarkan evaluasi capaian, temuan audit, dan kebutuhan strategis universitas. Berbagai unit menyoroti perlunya penyempurnaan dokumen akademik, termasuk penataan kurikulum dan pemutakhiran manual mutu yang lebih selaras dengan kebijakan terbaru SPMI. Di sisi pembelajaran, sejumlah unit menggarisbawahi pentingnya penguatan implementasi Outcome-Based Education, peningkatan kualitas asesmen, serta pemenuhan kebutuhan dosen pada mata kuliah wajib tertentu. Beberapa unit juga menekankan urgensi peningkatan integrasi sistem informasi, terutama untuk mengatasi masih terpisahnya sejumlah data akademik, riset, dan kepegawaian.

Pada bidang akreditasi, pemaparan RTL memperlihatkan komitmen bersama untuk memperkuat kesiapan dokumen akreditasi nasional maupun internasional, termasuk penyempurnaan bukti dukung, penyelarasan laporan, serta langkah-langkah pemenuhan instrumen LAM, BAN-PT, ASIIN, dan IABEE. Di tingkat fakultas, terdapat penekanan terhadap perlunya penyelarasan kurikulum yang lebih inklusif bagi mahasiswa disabilitas, sementara unit-unit terkait keselamatan kampus menyoroti penguatan budaya K3 dalam mendukung lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Sejalan dengan pemaparan tersebut, hari kedua juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan program prioritas universitas pada tahun 2026. Setiap unit diarahkan untuk memastikan bahwa RTL yang disusun sejalan dengan target strategis UPNVJ, mulai dari penguatan internasionalisasi, peningkatan jumlah program studi berakreditasi Unggul, percepatan jabatan fungsional dosen, akselerasi riset dan inovasi, hingga penguatan tata kelola melalui integrasi sistem informasi yang lebih solid. Nilai-nilai Bela Negara tetap menjadi landasan moral dalam setiap agenda pengembangan, sehingga seluruh program diarahkan tidak hanya pada pencapaian indikator, tetapi juga pada pembentukan karakter civitas akademika yang tangguh dan adaptif.

Menjelang penutupan kegiatan, LPMPP menyampaikan bahwa seluruh RTL yang dipaparkan akan dihimpun dan distandardisasi sebagai dokumen resmi yang menjadi dasar penyusunan perencanaan tahun berikutnya. RTM tahun ini juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat mekanisme pengendalian mutu melalui pelaksanaan RTM triwulanan, sehingga proses monitoring tindak lanjut dapat berjalan lebih cepat dan terukur.

Hari kedua ditutup dengan kesepahaman bahwa UPNVJ harus terus mengokohkan budaya mutu, memperkuat sinergi antarunit, dan memastikan setiap rencana tindak lanjut menjadi langkah nyata dalam membangun universitas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Share :